Jumat, 04 Agustus 2017

OLAHAN TAPE PISANG SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN INOVASI DAN NILAI TAMBAH BUAH PISANG

Desa Juluk merupakan desa yang memiliki banyak potensi salah satunya dalam bidang pertanian meliputi tembakau, jagung, singkong dan pisang. Mengenai pisang, merupakan buah yang memiliki kaya manfaat karena didalamnya terdapat nilai gizi yang baik yakni mengandung vitamin C, B komplek B6 dan juga pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, bes, kalsium dan sebagainya. Dengan itu sebagai salah satu alasan masyarakat Desa Juluk untuk di tanam sekaligus karena buah pisang dapat dijadikan sebagai komoditi. Pada Desa Juluk pisang dikelola oleh masyarakat sebagai bentuk camilan yang masih sederhana. Sepertinya olahan kripik pisang dan pisang goreng saja,  dengan itu dapat dikatakan masih kurang dalam dalam pengembangan pegelolahan pisang yang lebih kreatif dan variatif. Maka mahasiswa KKN UTM berinovasi dalam pengembangan pengelolahan buah pisang yakni Tape Pisang.
Tape Pisang adalah produk olahan buah pisang yang di fermentasi. Proses pembuatan tape pisang memerlukan bahan yang sederhana yaitu pisang, ragi dan gula. Untuk cara pembuatan yaitu kupas kulit pisang dan potong pisang sesuai selera, kemudian cuci pisang hingga bersih. Kemudian Kukus pisang hingga matang  ± 30 menit, kemudian ditiriskan sampai dingin, Setelah pisang dingin, taburkan ragi yang sudah dihaluskan hingga merata Setelah itu, masukan pisang kedalam besek yang sudah dilapisi dengan daun pisang, kemudian tutup dan tunggu ± 2-3 hari.

Tujuan dari pembuatan Tape pisang ini agar masyarakat jauh lebih kreatif dalam mengembangkan potensi lokal yang berupa buah pisang. Sasaran dari produk Tape pisang ini adalah masyarakat sekitar desa juluk, Sedangkan dalam pelaksanan bagaimana cara pembuatannya yaitu dalam bentuk sosialisasi dan praktik yang mana dilakukan oleh Mahasiswa KKN UTM kelompok 31. sosialisasi yang mereka lakukan yaitu memberikan pemahaman mengenai Tape pisang pisang, mulai dari pembuatan dan pengemasan sampai manfaat dan praktik yaitu bagaimana cara membuat Tape pisang secara langsung di tunjukkan kepada peserta. Dapat dikatakan masyarakat cukup antusias dalam menerima materi dan turut andil dalam mempraktikkan olahan produk Tape Pisang buah pisang sebagai bentuk inovasi dan masyarakat juga ingin membuat dirumah masing-masing.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Your Name


Your Message*