Minggu, 06 Agustus 2017

Sosialisasi Fermentasi Pakan Ternak dari Pelepah Pisang bersama KKN 31 UTM


Dapat diketahui bahwsaannya desa juluk merupakan desa yang memiliki berbagai potensi lokal yakni dari bidang pertanian, sampai dengan peternakan. Berbicara mengenai peternakan di desa juluk rata-rata masyarakatnya memelihara sapi. Cara mereka dalam memelihara sapi khususnya untuk pemberian pakan, mereka masih memanfaatkan rumput atau sisa hasil tani seperti halnya jerami padi yang hanya bisa di dapat pada musim tertentu. Karena di Desa Juluk banyak potensi pisang dan pelepah pisang hanya dibuang cuma-cuma,  maka dari itu agar mempermudah para peternak dalam pencarian pakan ternak mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura berinisiatif untuk mengadakan sosialisasi mengenai fermentasi pakan ternak dari pelepah pisang.  
Cara fermentasi pakan ternak ini dilakukan dengan menyiapkan bahan seperti gedebog pisang, deg-deg, probiotik dan.....tujuan dari diadakan kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai fermentasi pakan ternak agar masyarakat lebih inovatif dalam memberikan pakan terhadap ternaknya, bukan hanya dengan rumput saja melainkan dengan tumbuhan lain yang bisa didapatkan lebih mudah, terutama pelepah pisang. Manfaat yang diperoleh dari melakukan fermentasi pakan ternak  dari pelepah pisang dapat menjadikan sapi lebih terjaga kesehatannya, lebih cepat pertumbuhan dan bobot sapi dapat cepat bertambah serta kencingnya tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. Dalam pelaksanaannya yakni dalam bentuk sosialisasi dan praktik, yang mana sosialisasi dengan memberikan pemahaman mengenai fermentasi pakan ternak dari pelepah pisang agar masyarakat mengerti manfaat dan perkembangan pertumbuhan ternak setelah menggunakannya. Sedangkan untuk praktik yakni cara membuat fermentasi pakan ternak dari pelepah pisang secara langsung ditunjukkan kepada masyarakat dengan bahan yang sudah dipersiapkan. Sasaran dari proker ini adalah masyarakat sekitar Desa Juluk yang memiliki ternak. Masyarakat dalam mengikuti agenda ini cukup antusias yang mana dapat dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan bagaimana cara membuat dan ikut partisipatif untuk mencoba praktik. Yang langsung di arahkan oleh Dr. Abdurrahman S.Ag. M.Ei selaku dosen dan pemateri yang didatangkan langsung dari Universitas Trunojoyo Madura. Hasilnya masyarakat sangat antusias untuk mempraktekkan sendiri setelah sosialisasi.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Your Name


Your Message*